76 Tahun Peristiwa Perjuangan Merah Putih Sanga-sanga, Ini Harapan Salehuddin
Salehuddin
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,KUKAR- Setiap tanggal 27
Januari, Pemkab Kukar selalu memperingati peristiwa sejarah perjuangan Merah
Putih di Kecamatan Sanga-Sanga Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Sudah 76 tahun peristiwa sejarah tersebut
berlalu, namun beberapa tokoh di Kaltim, salah satunya anggota Komisi IV DPRD
provinsi Kaltim Salehuddin S.Sos,S.Fil,M.AP menginginkan momen ini bukan hanya
seremonial saja, tetapi ada beberapa peningkatan dari sisi substansi dari
peristiwa ini.
"Kegiatan ini kan setiap tahun
dilaksanakan, kami berharap momen ini bukan hanya seremonial saja tetapi ada
beberapa peningkatan dari sisi substansi dari peristiwa ini, kita tidak hanya
mengenang tapi juga mencoba untuk membuka kembali semangat daripada jiwa
patriotisme pahlawan kita pada saat merebut Sanga-Sanga dan ini juga harus bisa
tersampaikan kepada masyarakat khususnya kaum milenial, dan tentunya dapat
menjadi semangat juang daripada generasi saat ini, " terang Salehuddin.
Ia mengaku, Sanga-Sanga sebagai kota
perjuangan Kaltim yang mempunyai rekam jejak panjang dalam melawan penjajahan
Belanda, ketika itu Belanda kembali ingin berkuasa, terutama menguasai Sumber
Daya Alam (SDA) berupa minyak di
Sanga-Sanga.
"Jadi momen pada 27 Januari 1947 itu
telah menorehkan sejarah yang patut dikenang sepanjang masa dan sebagai teladan
bagi generasi saat ini maupun di masa mendatang dalam mempertahankan kemerdekaan
dari penjajah, " ujarnya.
Politisi Golkar ini menambahkan, peristiwa
Merah Putih di Sanga-Sanga sebenarnya merupakan perjuangan berskala nasional
yang sepatutnya menjadi torehan yang penting di antara catatan sejarah nasional
lainnya di tanah air, karena mempunyai nilai juang yang luar biasa bagi
masyarakat Kaltim.(pk/adv)